fbpx
Wednesday , November 13 2019
Home / Article / Cara Menjadi Pemimpin yang Beradab dan Berwibawa

Cara Menjadi Pemimpin yang Beradab dan Berwibawa

FARIDFAIZAL.COM Setiap orang mempunyai jiwa kepemimpinan dalam dirinya. Namun, tidak semua orang yang berani menjadi pemimpin, sebab pekerjaan ini tidaklah mudah. Faktor kewibawaan menjadi hal yang tidak boleh dikesampingkan. Pemimpin yang tidak memiliki wibawa akan susah mengatur, mengarahkan, dan membuat anak buah hormat. Oleh karena itu, cara menjadi pemimpin yang beradab dan berwibawa mesti dipelajari sebelum dan saat Anda terpilih menjadi pemimpin. Berikut ini akan saya paparkan bagaimana menjadi seorang yang pemimpin yang berwibawa, simak uraiannya sebagai berikut :

Cara Menjadi Pemimpin yang Beradab dan Berwibawa
Cara Menjadi Pemimpin yang Beradab dan Berwibawa
  1. Tegas dan Konsisten Terhadap Peraturan yang Telah Dibuat

Tegas bukan berarti pemarah dan semena-mena. Tegas berarti tidak mencla-mencle dalam perkataan dan perbuatan. Setiap peraturan wajib dibuat berdasarkan pemikiran yang matang dan ditegakkan secara tegas. Tidak berubah-ubah dan membuat bawahan kehilangan respek terhadap keputusan yang dibuat pemimpin.so pasti bagi  kamu yang merasa saat ini menjadi pemimpin so pastikan klo kamu harus punya ketegasan.

  1. Hindari Hubungan Asmara dalam Hubungan Internal Kantor 

Jatuh cinta memang bisa terjadi kapan saja dan sulit dihindarkan. Namun, ketika seorang pemimpin jatuh cinta dengan bawahannya, ini bisa menjadi sesuatu yang menyulitkan untuknya. Sebab, perasaan suka yang menggebu seringkali membuat orang lemah dan menuruti keinginan orang yang disukai. Sedekat apapun Anda dengan bawahan, berusahalah untuk selalu bersikap profsional. Pikirkan lagi bahwa Anda seorang pemimpin yang sepatutnya bisa memimpin diri sendiri juga, bukan dipimpin oleh gejolak asmara.

  1. Disiplin dengan Waktu

Cukup banyak pemimpin yang gagal karena tidak disiplin atau tidak me-manage waktu dengan baik. Menjadi pemimpin bukan berarti boleh berbuat seenaknya; datang terlambat dan mengulur-ulur jadwal rapat yang telah ditetapkan sebelumnya. Ketidakdisiplinan tidak hanya mengurangi kadar kewibawaan, tapi juga dapat mencotohkan nilai buruk kepada bawahan.

  1. Loyalitas

Loyalitas bukan hanya berlaku pada bawahan yang ingin mendapat promosi jabatan. Pemimpin juga harus mempunyai loyalitas terhadap perusahaan. Bekerja lebih dari daily office time tidak ada salahnya demi tujuannya untuk perusahaan. Besarnya loyalitas Anda kelak akan membuat bawahan kagum dan hormat.

  1. Bersikap Adil

Pemimpin yang beriwibawa tidak akan mendiskriminasikan bawahannya hanya karena tidak seragam dengan pemikiran atau kehendak hatinya. Bersikaplah sama rata dan tidak menjadikan suatu perbadaan menjadi pucuk masalah. Selain membuat Anda beriwibawa, bersikap adil akan menumbuhkan suasana kerja yang kondusif.

  1. Berani Mengakui Kesalahan

Bagaimana pun cerdas dan beriwibawanya seorang pemimpin, ia tetap manusia yang tidak luput dari kesalahan. Saat tersandung akan suatu masalah, berbesar hatilah mengakuinya di hadapan anak buah. Jangan gengsi hanya karena Anda pemegang tampuk tertinggi di perusahaan, sebab hal itu justeru akan membuat anak buah tidak menyukai Anda.

  1. Berkomunikasi Intensif

Keberhasilan sebuah kerjasama terletak pada komunikasi. Pemimpin yang banyak bicara tapi hasil nol besar sangat dihindari. Tetapi, pemimpin yang super irit bicara juga tidak ideal. Berkomunikasilah secara intensif dengan anak buah, dengan pokok pembicaraan seputar pekerjaan. Sehingga terjalin kedekatan professional antara satu sama lain.

Itulah sejumlah cara menjadi pemimpin yang beradab dan berwibawa yang dapat dipelajari. Ingat, baik buruknya kinerja bawahan tidak terlepas dari pemimpinnya sendiri. So wajib bagi kamu mengetahui hal-hal mendasar mengenai seorang leadership.

Facebook Comments

About faridfaizal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayo Belajar Bisnis OnlineGet Free Class 3X
%d bloggers like this: